Perhutani KPH Tasikmalaya Perkuat Kesiapsiagaan Polhut melalui Supervisi Perlindungan Hutan

Keamanan Tanggal: 2026-09-07T17:00:00.000Z 62 views Penulis: Dian
Perhutani KPH Tasikmalaya Perkuat Kesiapsiagaan Polhut melalui Supervisi Perlindungan Hutan
Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Tasikmalaya menerima supervisi dari Kepala Departemen Perlindungan Sumber Daya Hutan dan Kelola Sosial, Panca Putra M. Sihite, beserta jajaran Bidang Perlindungan Hutan Divisi Regional Jawa Barat dan Banten (Divre Janten). Kegiatan tersebut berlangsung di KPH Tasikmalaya, Sabtu (05/09), dengan fokus pada penguatan kesiapsiagaan dan pelaksanaan tugas perlindungan serta keamanan hutan.

Kegiatan dihadiri Administratur/KKPH Tasikmalaya Danu Prasetyo, Wakil Administratur/KSKPH Rodiana Rahman, jajaran keamanan dan perlindungan hutan KPH Tasikmalaya, Kapolsek Karangjaya Polres Tasikmalaya Kota Saptaji, Danramil Cineam, serta perwakilan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH).

Dalam supervisi tersebut dilakukan penguatan pemahaman mengenai tugas dan fungsi perlindungan hutan, termasuk kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan kawasan. Pengendalian kebakaran hutan, pencegahan perusakan kawasan, serta penanganan pencurian pohon menjadi bagian dari pembahasan dalam kegiatan tersebut.

Kepala Departemen Perlindungan Sumber Daya Hutan dan Kelola Sosial Panca Putra M. Sihite menyampaikan bahwa Polisi Hutan merupakan salah satu unsur penting dalam menjaga keamanan dan kelestarian kawasan hutan. Pelaksanaan tugas tersebut membutuhkan kapasitas, kedisiplinan, dan kesiapsiagaan personel.

“Polisi Hutan merupakan garda terdepan dalam perlindungan dan pengamanan hutan. Kapasitas, disiplin, dan kesiapsiagaan menjadi hal penting agar jajaran mampu menjalankan tugas serta menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan hutan di lapangan,” ujar Panca.

Administratur/KKPH Tasikmalaya Danu Prasetyo mengatakan bahwa supervisi menjadi bagian dari penguatan pelaksanaan tugas perlindungan dan keamanan hutan di tingkat lapangan.

“Supervisi ini memberikan penguatan bagi jajaran dalam menjalankan tugas perlindungan dan keamanan hutan. Polhut memiliki peran penting dalam melakukan deteksi dini, patroli, serta merespons potensi gangguan secara cepat dan terukur. Dalam pelaksanaannya, koordinasi dengan TNI-Polri, pemerintah desa, dan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan kawasan hutan,” ungkap Danu.

Menurut Danu, gangguan terhadap kawasan hutan tidak hanya berupa pencurian pohon, tetapi juga kebakaran, perusakan kawasan, dan berbagai bentuk gangguan keamanan lainnya. Karena itu, patroli dan pengawasan lapangan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan perlindungan hutan.

Kapolsek Karangjaya Polres Tasikmalaya Kota Saptaji menyampaikan bahwa keamanan kawasan hutan membutuhkan komunikasi dan koordinasi antara Perhutani, kepolisian, TNI, dan masyarakat.

“Sinergi menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan kawasan hutan. Dengan komunikasi dan koordinasi yang baik, informasi mengenai potensi gangguan dapat disampaikan dengan cepat sehingga penanganannya dapat dilakukan sesuai kondisi di lapangan,” ujar Saptaji.

Kehadiran unsur kepolisian, TNI, dan LMDH dalam kegiatan tersebut turut memperkuat koordinasi di tingkat tapak. Keterlibatan masyarakat sekitar hutan juga menjadi bagian dari pengawasan lingkungan melalui kepedulian dan penyampaian informasi mengenai kondisi kawasan.

Melalui kegiatan supervisi tersebut, jajaran KPH Tasikmalaya mendapatkan penguatan terkait pelaksanaan tugas perlindungan dan keamanan hutan, termasuk kesiapsiagaan personel, pengawasan kawasan, serta koordinasi dengan para pihak.